Diumur yang sudah mendekati kepala tiga kadang selalu dihadapkan dengan pertanyaan "Kamu kapan nikah?" yang biasanya sebagian besar orang yang ditujukan pertanyaan itu akan mengalami perasaan tidak enak.
Perihal kapan nikah? Jika tujuan si penanya adalah ingin cepat melihat orang yang ia tanya berarti pertanyannya harus diganti, "Apa yang bisa saya bantu supaya anda cepat menikah?"
Kemudian yang kedua perihal tentang nikahnya. Terkadang kita gagal memahami suatu pertanyaan dan hasilnya kita menjadi jengkel sendiri padahal si penanya tidak punya maksud jelek. Apa salahnya jika mereka bertanya "kapan kamu nikah?". Kita hanya perlu menjawab, " maaf nanti saya tidak nikah tapi nanti saya akan dinikahkan" Jadi bertanyalah kepada orang yang akan menikahkan saya.
Sekian solusi dari si_odot mudah mudahan berguna. Kalo ada ide lain, ditunggu kritikan dan solusinya 😁😁😁
Perihal kapan nikah? Jika tujuan si penanya adalah ingin cepat melihat orang yang ia tanya berarti pertanyannya harus diganti, "Apa yang bisa saya bantu supaya anda cepat menikah?"
Kemudian yang kedua perihal tentang nikahnya. Terkadang kita gagal memahami suatu pertanyaan dan hasilnya kita menjadi jengkel sendiri padahal si penanya tidak punya maksud jelek. Apa salahnya jika mereka bertanya "kapan kamu nikah?". Kita hanya perlu menjawab, " maaf nanti saya tidak nikah tapi nanti saya akan dinikahkan" Jadi bertanyalah kepada orang yang akan menikahkan saya.
Sekian solusi dari si_odot mudah mudahan berguna. Kalo ada ide lain, ditunggu kritikan dan solusinya 😁😁😁


No comments:
Post a Comment